Aku bersimpuh
Menadah peluh yang membasuh
Sia-sia jerih payah ku selama ini
Percuma segala perjuanganku sejauh ini
Dimana semua cita-cita pupus
Semua keinginan kandas
Semua harapan musnah
Semua keinginan hanya semu belaka
Kini
Hilang sudah semangatku
Hilang gairahku
Berganti kosong dan hampanya hidup sebagai lelaki
Peluhku tak jadi teduh
Lelahku tak jadi indah
Doaku tak jadi nyata
Rinduku tak jadi menuju
Keringatku tak jadi semangat
Kerjaku tak jadi nyata
Dahagaku dan laparku sia-sia belaka
Aku tak menyalahkanmu
Hatiku menuntut sikapku
Airmatamu menikam jantungku
Tak kuasa beban menghimpit
Dan merubahku menjadi sosok pengecut
Sabtu, 25 Februari 2012
Minggu, 25 Desember 2011
G E R A H
Seketika datang angin menjengukku
Tertatih tiap nafas hembuskan dosa
Geliat hasrat cicipi derita
Bayangkan dunia tanpa gelak tawa
Seketika menyembur serapah
Sesunyi belaian salju di pagi buta
Terselimut kabut dirundung mega
Selentingan manusia mulai membatu
Bagaimanapun cinta meronta
Dikekang dibelit tali pelana
Menyusup bagai gerilya
Porandakan jiwa terbangun karang
Rintih
Semu
Muram
Durjana
Seutuh nisbi mereguk secawan dosa
Senista tubuh mandikan nanah
Terkutuk dan hina
Langganan:
Postingan (Atom)

