Minggu, 12 Agustus 2012

Seringai Matahari



Gelagapan

Diselimuti jejaring nisbi

Mengalir galau menelisik ngeri

Derap canggung di tepian hati





Tetap saja menanti




Sebuah naungan mungil

Yang kan sejukkan nurani




Namun hari demi hari berlari

Terlalu banyak waktu tak berarti

Terlalu gagap dengan mimpi mimpi




Mungkin

Hanya aku disini

Menyeringai kepada matahari

Menggelepar seperti cacing




Berharap

Sekerat lumpur melumur

Naungi rapuhnya ari




Aku mungkin tak punya hati

Jiwa gelap membara dendam

Busuk tak pantas mencintai

Sampai kutuk sumpah serapah

Seling silih berganti






Selasa, 31 Juli 2012

Lirih



Sekian lama bertaut waktu

Mengiring setiap nada riang nan sendu

Berjuta nyanyian melantun merdu

Walau parau suaraku tak senyaring dentingmu

Tak terasa sudah kali berapa kuganti senarmu



Setianya menemani suka dan duka

Menambal segala luka dg nada

Riuh hadirmu mengisi relung jiwa

Rengkuh gejolak birahi mengikis derita


Kini,

Seiring waktu

Rentanya engkau dan rapuhnya aku

Segalanya menjadi satu

Sebait lagu abadi yang takkan berlalu


Jemari terus menari

Meninggalkan jejak

Jasad not balok dari do sampai do

Dari G kembali G

Rentang oktaf meregang syaraf

Hingga nyawa insyaf

Mengejek ruh yg lelah


sendirian...
 
◄Design by Pocket Distributed by Deluxe Templates►