Minggu, 12 Agustus 2012

G A L A U



Ku tak tahu lagi

Harus kemana ku berpijak




Di ujung tebing cinta ini

Perlahan habis terkikis

Deburan ombak kerinduan

Bagai maut yang siap mengantar

Ruh yang hina ini kepada-Nya




Kini

Kurasa nisbi segala mimpi

Melayang ragu kaki menjejak bumi

Dari seorang perempuan kutanya hati

Bagaimana cara menepati janji




Horison di ufuk barat

Menelan surya lembayung jingga

Diatas kerinduan yang tak berbatas

Raga nan fana tinggal menunggu masa




"sampai tiba waktuku ku tak ingin seorang pun tahu tidak juga kau tidak perlu sedu sedan itu..." (Kau, Chairil Anwar)




Seringai Matahari



Gelagapan

Diselimuti jejaring nisbi

Mengalir galau menelisik ngeri

Derap canggung di tepian hati





Tetap saja menanti




Sebuah naungan mungil

Yang kan sejukkan nurani




Namun hari demi hari berlari

Terlalu banyak waktu tak berarti

Terlalu gagap dengan mimpi mimpi




Mungkin

Hanya aku disini

Menyeringai kepada matahari

Menggelepar seperti cacing




Berharap

Sekerat lumpur melumur

Naungi rapuhnya ari




Aku mungkin tak punya hati

Jiwa gelap membara dendam

Busuk tak pantas mencintai

Sampai kutuk sumpah serapah

Seling silih berganti






 
◄Design by Pocket Distributed by Deluxe Templates►