Minggu, 25 Desember 2011

G E R A H


Seketika datang angin menjengukku
Tertatih tiap nafas hembuskan dosa
Geliat hasrat cicipi derita
Bayangkan dunia tanpa gelak tawa
Seketika menyembur serapah
Sesunyi belaian salju di pagi buta
Terselimut kabut dirundung mega


Selentingan manusia mulai membatu



Bagaimanapun cinta meronta
Dikekang dibelit tali pelana
Menyusup bagai gerilya
Porandakan jiwa terbangun karang



Rintih
Semu
Muram
Durjana
Seutuh nisbi mereguk secawan dosa
Senista tubuh mandikan nanah

Terkutuk dan hina

Sabtu, 24 Desember 2011

Prelude

Dari sebuah pelabuhan yang lama
Menanti kisah perjumpaan dan,
Kasih perpisahan sungguh
Menafikan sejuta makna pesona


Menyandarkan harapan juga kepalsuan
menebarkan benih kebencian
pada peninggalan masa silam
tentang cinta dan persahabatan


terlalu dini untuk ucap selamat tinggal
namun cukup lama untuk bersulang
Masa dan tempat hanya diorama
Parapox sejarah yang terulang


Dari tiupan angin
dan,
dongeng para saudagar
Menjual janji serapah di setiap lalu lalang
yang kita pajang sebagai hiasan
di rak-rak buku
lemari,
hingga kasur pembaringan




apakah ini ? Kebohongan ?
 
◄Design by Pocket Distributed by Deluxe Templates